Showing posts with label mengenai hati. Show all posts
Showing posts with label mengenai hati. Show all posts

Friday, October 31, 2008

Rasa Getir di Kepala

Getir itu kalau kmu makan daun seledri
Tapi getirnya kepala terasa sampai ujung kuku kaki
Waktu aku menyentuh pundaknya, terasa getir itu
Dari ujung jari menuju ujung kepala dan ujung kaki

Kenapa ya?

Jengkelku dibilang mengalami perubahan
Dan aku merasa perubahan itu mengalami penurunan
Aku ini apa dan siapa dan bagaimana?
Rasa-rasanya setiap saat dan waktu aku apa adanya

Bagaimana ya?

Menjadi gila aku bisa, cuek abis, dan tidak peduli perasaan orang
Menjadi penyayang aku bisa, perhatian tulus, dan sangat mempedulikan orang lain
Menjadi pecemberut juga bisa, jutek abis, dan suka marah-marah sendiri
Ih... Tapi apa aku harus memiliki semua itu sekaligus aku laksanakan?

Hahaha...

Mungkin ada kalanya aku menjadi gila
Mungkin ada kalanya aku menjadi penyayang
Roda-roda kehidupanku berputar sangat cepat
Saat aku sedih, sesaat kemudian aku diberi kabahagiaan
Namun secepat itu pula terkadang aku dibuang di kesedihan

Lalu apa?

Getir itu masih menjalari urat-urat nadiku...
Apakah itu sebuah tanda bagi diriku yang tidak peka ini?
Bahwa aku sudah terbawa perasaan terlalu dalam?
Bahwa aku hanya terbawa emosi sesaat saja?

Nikmatnya... Bila kubisa merasakan rasa getir yang menyengat seperti setrum itu...

Saturday, October 25, 2008

Kesendirian Berpikir Berbuat

Aku akan menutup mata, telinga, dan mulut
istirahat sejenak supaya dalam otakku bernafas lega
Siapakah kamu berkata dan melihat
Siapakah aku bertindak dan berbuat

Aku masih meratapi hal yang menggelikan
Tiada hati dan pikiran memutuskan
Apakah aku menyukainya? Apakah aku menerimanya?
Bukalah pikiranku dalam kesunyian

Biarpun sudah kubuang degup jantungku
Biarpun sudah kulubangi hatiku berdarah
Hanya untuk menyadarkan diriku tertuah
Kelambu hitam masih menyelimutiku

Siapa yang aku sayangi kusadar
Siapa yang aku cintai??
Siapa yang kuingini??
Siapa yang kuimpi??

Ah...
Kututup mata, telinga, dan mulutku
Untuk merasakan isi hatiku...

Thursday, October 23, 2008

Desiran Api Moksa

Kutikam hatiku, dan mengorek jantungku
Desiran menyakitkan itu terulang-ulang lagi
Nafas itu kusam seperti asap, menggerogoti paruku
Dadaku merinding ngeri dan tersayat rasa perih

Memahami arti dari detik-detik yang telah berlalu
Membunyikan lonceng dan bergema dalam benakku
Bernafaslah paru-paruku, bernafaslah dengan bebas
Walaupun kau terengah-engah, merindukan sejuknya

Badan ini... Tubuh ini... terasa panas membara
Kubutuhkan siraman air yang sejuk dan dingin
Kutidak berlari mengenakan sepatu besi panas
Tetapi kaki ini sudah melepuh berlari kesana kemari

Mataku menyalang dan sebenarnya kesakitan
Derita sengsaraku adalah pintu neraka ku
Hatiku berdarah membuat kubangan warna merah
Jantungku berdegup dalam telapak tangan ku

Api itu akan kupadamkan kembali...
Api itu akan kuusir pergi...
Supaya sinar mentari menyinari jiwaku yang sepi
Supaya mentari memantulkan cahaya mahkotaku lagi

Tuesday, October 21, 2008

Dunia Mimpi

Bilakah aku terlelap dan menghembuskan nafas
Berbagai tanaman lembut membuatkan aku alas
Siraman sinar bulan yang redup membuatku malas
Nyanyian kecil para makhluk mungil terbang bebas

Oh, Mama, engkau merabaku lembut dan cium keningku
Oh, Kasih, terasa lah menjamah ke seluruh tubuhku

Angin merasuk ke dadaku, menenangkan jantungku berdetak
Kunang-kunang beterbangan dekat, menenangkan sinar mataku
Nymph air menertawai kantukku, dan menyenandungkanku nada
Dryad berdatangan membawakanku wewangian harum cendana kayu

Oh, Papa, engkau mengelus kepalaku dan menasehatiku
Oh, Bijak, terasa lah mencengkram pikiranku

Warna-warni pelangi yang terpantul dari danau
Dipermainkan oleh para duyung-duyung cantik bersyair
Aku ditarik oleh seekor makhluk cantik bertubuh putih
Menaiki sang Unicorn berlari melewati padang rumput

Oh, Teman, engkau memelukku dengan lembut dan perhatianku
Oh, Tentram, terasa lah menyelimuti kalbuku

Aku dan Mimpiku

Monday, October 20, 2008

World In The Closet 4

"Ah... Memabukkan... Situasi itu..." Satin menggeliat dalam tidurnya lelap.
Kecewanya dia kepada kemeja biru tua belum berkesudahan. Namun sudah terlupa.

"Satin yang cantik, Satin yang kusayang..." Kaos Merah merengkuh Satin, melilit tubuhnya, melilit kencang.

Satin ingin melepaskan diri, namun tubuhnya melemas.
Satin menangis dalam hati, kalau dia hanya lah sehelai kemeja satin yang lemas.
Satin merasa jenuh, Satin merasa galau

Seekor anak kucing mengeluskan kepalanya ke lengan Satin
"Jangan hibur aku... Jangan elus lenganku..."
Anak kucing itu mengeong manja, meminta dielus-elus
Satin hanya bisa melambai padanya...

T-Shirt menampar Satin
"Sadar!"

Satin lupa diri, Satin lupa pikiran, Satin merasa kecewa terhadap dirinya sendiri...
Satin melupakan doanya, Satin melupakan keinginannya, Satin melupakan tujuannya...

Kedua jendela lemari berkepak-kepak dengan kuat
"Kembali kemari nak! Kembali kemari!!"
"Jangan pernah keluar dari dalam lemarimu!"

Satin berputar kebingungan, mengharapkan tangan halus, yang mau menyandingkan dirinya dengan baik...

I just said "Ah... haha... hahaha..."

I just said "Ah.. haha... hahaha..."
Ridiculous thing, so so pity thing
World's spinning around, but I dont feel...
Why do I feel standing there forever?

"Ah... haha... hahaha..."
my barricade is weaken, it's just dump
hey, dont bring tats up, it's preety dumb dump
Yeah... jackpot! But not winning anything, it's a bum

I cried "Ah... haha... hahaha..."
cross my finger, swear it, toss it...
Move your face silently from me, makes me feel ugly
World still spinning around, but I dont feel...

I smoke "Ah... haha... hahaha..."
tat grey-ish smokey-smokey hard beat up
No no... it's poisonous thing
Keep tat away from me, makes me feel ugly

I just said "Ah... haha... hahaha..."
Was tat glamorous thing I adored...?

"Ah... haha... hahaha..."
Simply come into me...

"Ah... haha... hahaha..."
Simply said simply gone...

"Ah... haha... hahaha..."
Come in, come out...

"Ah... haha.. hahaha..."
Come down, come up...

"Ah... haha... hahaha..."
then there is it...

DONE...

Thursday, October 16, 2008

Tangisan Anak Wanita

Apakah aku ini hanya benda?
Apakah aku ini hanya pajangan?

Apakah aku tidak bisa menangis?
Apakah aku tidak bisa memilih?

Apakah aku tidak bisa berbicara?
Apakah aku tidak bisa bebas?

Tubuhku lemah, walaupun tampak kuat
Namun hatiku kuat, lebih dari pria perkasa mana pun

Siksaan apa pun aku bisa menerima,
Aku ini akan menjadi kuat, mental, mau pun fisik

Aku memiliki hati, yang tidak kalian tahu
Aku memiliki jantung, yang berdetak setiap waktu
Aku memiliki air mata, yang mengalir di kesedihan
Aku memiliki mata, melihat yang baik dan benar

Kisah Kasih Kampus

Gejolakku menghabisi daging dan kulitku
Pikiranku memakan habis otakku hancur
Darahku mendidih membakar jantungku
Dan aku berteriak terbangun dari tidur

Tidak bisaku mencintaimu diriku sayangku
Kumenangis mengasihi diriku bukan kamu sayangku
Menarik inginku urat putus terkapar
Melelehkan otakku mencair tergeletak

Sentuhan itu mewarnai mataku wajahku
Kedipan itu menyentuhku menusukku
Pergilah pergi, jangan jangkau ku
tak bacalah diriku, dan tak pahami hatiku

Tidak kau tidak akan mengerti darahku
Tidak kau tidak akan mengerti rasaku
Tidak kau tidak akan mengerti pikiranku
Tidak kau tidak akan mengerti tubuhku

Tidak boleh kau mengerti isi hati dan kepalaku
Siapa pun kau tidak boleh menyentuh jemariku
Siapa pun kau tidak boleh menyebut namaku
Siapa pun kau... itu...

Wednesday, October 1, 2008

Mengingat dan Membayangkan... Orang itu...

Ah... Padahal sudah kudoakan kau supaya bahagia
Tapi kenapa seperti ini yang kudengar?

Sudah kubayangkan kau berubah menjadi baik
Ah... kenapa sebaliknya yang kudengar?

Aku terlalu naif.. terlalu naif...
Kuanggap manusia adalah makhluk yang paling bisa diubah...
ternyata kepintaran membutakan mata dan hati...nya
Karena manusia adalah makhluk paling bodoh belajar untuk berubah...

Keliatan lidahmu dalam berkata-kata mungkin memonopoli gadis lain
Namun aku hanya bisa mensyukuri lepasnya diriku darimu
Mari kita menunggu, kita akan melihat, kita akan mendengar
Apa yang sebenarnya akan terjadi padamu...

Saturday, September 27, 2008

Aku dan Orang yang Kusuka

Menyukaimu teman, bukan berarti aku cinta
Menyukaimu teman, adalah aku menyayangimu untuk selamanya
Menyukaimu teman, sayang yang bukan mengarah ke cinta
Menyukaimu teman, adalah membuatmu memiliki tempat spesialku

Tetapi bila aku benar-benar menyukaimu, justru kamu lari dariku
Bila aku menolakmu teman, justru kamu semakin mengejarku

Aku lebih baik mendengarmu terus terang padaku
Daripada mendengarmu berkelit untuk menghampiriku
Aku lebih baik mendengarmu menolak diriku
Daripada mendengarmu berkelit untuk menolakku

Kenyataan yang aku tidak bisa pungkiri,
Ketika menyukai seseorang, dia tidak mendekatiku
Ketika aku merasa gamang, dia seolah bisa masuk kedalam duniaku
Ketika aku merasa benci, dia seolah selalu berada dekatku

Bagaimana bisa aku menyatakan secara to the point "Aku menyukaimu"
Ketika dia tidak bisa menunjukkan apa pun terhadapku?

Aku menyukaimu teman, tapi tidak bagimu
Aku menyukaimu teman, tapi tidak sadarkah dirimu?

Jangan salahkan aku menyakitimu teman
Karena aku tetap menyayangimu
Jangan kucilkan diriku teman
Karena aku ingin tetap disampingmu

Jangan menjauh dariku bila kau tolak aku
Karena aku tetap menyayangimu
Jangan menjahatiku bila kau tolak aku
Karena aku bukan anak kecil patah hati untuk kau iba-kan

Jangan cium diriku sebelum kau yakin hatiku berpaling untukmu
Jangan peluk diriku sebelum kau yakin telah mengenaliku
Jangan kau anggap aku pacarmu sebelum aku hanya selalu melihatmu
Jangan berbesar hati ketika aku menanggapi perilaku dan katamu

Aku dan Orang yang Kusuka

Wednesday, September 24, 2008

Apa Adanya ~Bye2 konyolisme

Kadang yang tidak kumengerti adalah hati yang hilang
Dia ada disini, tapi aku tidak tahu dimana kah hatinya itu?
Dia ada disebelahku, tapi aku tidak tahu apa yang ada dikepalanya?
Dia ada buatku, tapi aku tak mengerti kenapa dia begitu?

Aku mengenal banyak pribadi, aku hanya ingin memilih siapa yang terbaik untukku
Bila dia seseorang apa dia harus menjadi milikku? TIDAK... Kenapa harus?


Apa dia itu traumaku? Karena aku tidak tahu dia ada bagiku.
Apa dia adalah dilemaku? Karena aku tidak menentukan apa pun.

Ketika hatiku bebas, kenapa aku harus merasa dipaksa untuk memilih
Mereka akan datang sendiri dan capai sendiri kalau menungguku
Aku selalu berlari, menuju ke depan, tidak ada lagi yang menghambatku
Tidak lagi menengok belakang, karena asaku tinggi dan menjaganya supaya tidak putus

Aku tidak berusaha kejam, kalau merasa aku jahat, jangan ikuti aku
Aku tidak berkeras hati,kalau merasa aku dingin, jangan memaksa aku
Aku berusaha membuka diri, kalau merasa aku berlebihan, jangan memaksa diri
Aku berusaha mencari warnaku, kalau merasa aku mandiri, jangan memanjakan aku

Sebentar... Apa hatiku yang hilang?
Tidak ah... Aku tidak merasa seperti itu kok... Dan tidak mau seperti itu...
Aku bersyukur kalau disayang dan diperhatikan orang...
Hanya saja jangan menuntutku lebih kalau hatiku tidak akan sama denganmu (?)

Aku tidak akan kehilangan kesadaranku untuk hal yang konyol

Tuesday, July 15, 2008

World In The Closet 3

"Satin, Satin..." panggil kaos merah, "Sedang apa kamu?"

"Aku sedang menyibukan diriku dengan membersihkan tempatku bergantung, menghitung bintang, dan menyelesaikan tugas-tugasku..." Satin melipat lengannya yang bernoda kopi

"Ayo kita pergi, kuajak kau keluar sesaat dari lemari ini, supaya kamu tidak bosan." ajak kaos merah sambil menarik lengan Satin.

Kaos Merah mengajak Satin ke kebun, mereka bertemu dengan Bulky si anjing penjaga
Kemudian mereka duduk diatas pagar melihat pemandangan alam yang sangat indah

"Udaranya sejuk dan menyenangkan. Baru kali ini aku merasa tenang..." kata Satin
"Kukira kamu hanya suka berada di dalam lemari, kamu sepertinya tidak suka keluar... Setelah kuperhatikan, kamu adalah tipe petualang, benar atau tidak?" Kaos Merah merangkul Satin, "seharusnya kamu bisa lebih santai, dan terbuka..."

"Terimakasih ya, akhirnya aku merasa nyaman sekali... akhir-akhir ini aku sangat lelah... Kepalaku sangat berat..." Satin berdiri dan melangkah kembali ke rumah, kembali ke lemarinya.

"Kalau ada masalah kenapa kamu tidak mau menceritakan?" Kaos Merah mengikuti Satin

"Lihatlah?" Satin menunjukkan lengannya bernoda kopi, "Hal ini tidak bisa berubah, noda kopi ini membuatku selalu berpikir... Semuanya terasa berat... Kalau saja aku tidak pernah mendekati segala macam benda tanpa tahu apa isinya, maka gelas kopi itu tidak akan tertumpah di lenganku..."

"Coba kulihat lenganmu," Kaos Merah meraih lengan Satin, Satin terkejut tapi membiarkannya saja.

"Tidak ada masalah yang berarti dengan lenganmu ini. Kamu tetap bisa maju terus tanpa memikirkan noda kopi ini. Apalah arti dari noda kopi ini dibandingkan dengan kebahagiaanmu?" Kaos merah menatap Satin tanpa merasa jijik.

"Kebahagiaanku.." Satin merasa terharu, setelah sekian lama yang dia pikirkan apakah dia layak dipakai kembali dan dibanggakan untuk muncul ke permukaan...

Saturday, July 12, 2008

Perasaan yang tidak bisa dibenci

Kalau aku bahagia maka semuanya bernyanyi
Kalau aku bahagia maka semuanya berwarna
Disisi lain semuanya meredup dan sayu
Disisi lain semuanya merunduk dan layu

Ketika menelisik dilubuk hatiku, yang ada hanya detak
Apa kah yang lain itu hanya ruang hampa yang kosong?
Ruang yang kosong itu ingin sekali diisi kehangatan
Perasaan yang tidak bisa dibenci ketika ia datang

Kebencianku yang belum sirna hanya akan menjadi penghalang
Kekerasan hatiku akan membuat semuanya menjadi kelam
Pikiran dan perasaan hanya dijembatani ayunan bergoyang
Ketika oleng dan tidak berdaya kepekaanku meredup

Bila kukatakan aku hanya manusia biasa, itu sudah biasa
Yang kuinginkan bukan segala macam harta benda dunia
Hanya kebahagiaan yang kutuju dan ingin kurengkuh sebanyaknya
Mengisi tubuhku dengan wewangian dan kebahagiaan

Perasaan yang tidak bisa dibenci, ditolak, atau dialihkan
Seperti pisau yang bermata dua, akankah semuanya menyakitkan?

Monday, June 23, 2008

World In the Closet 2

Sambil iseng si Satin mengintip dari balik pintu lemari
Mengawasi lemari di seberang sana, yang tampaknya...
Ah benar, dia membukakan pintunya lebar-lebar...
Si kemeja biru tua melihat si satin dan melambaikan lengannya

"Ah... senyuman itu... Aku jatuh cinta..." benak Satin
Satin tersenyum dan melambai kembali kepada kemeja biru tua
sedangkan dia menyembunyikan lengannya yang satu
Untuk menutupi noda kopinya yang tidak bisa hilang

"Noda kopi itu mulai memudar, namun akan tetap ada..."
Pikir si Satin putih

"Dia melambaikan lengan padamu, apa yang akan kamu lakukan?"
Tanya T-shirt dengan lagak dewasa

"Aku... aku ingin ke sana..." Satin membulatkan tekad

"Pergilah ke sana..." T-shirt mengatakan dengan hambar

"Kamu benar-benar ingin melangkah ke lemari sebrang?" tanya kaos kerah merah

"Aku benar-benar ingin ke sana..." tekad Satin sambil menguatkan diri

"... baiklah..." kata kaos merah dengan hambar pula

Ketika Satin melangkah maju, tiba-tiba kedua pintu lemari menutup menahan Satin pergi

"Kenapa? Kenapa kalian tidak ingin aku pergi?" Satin bertanya kebingungan

"Kamu tidak bisa pergi kesana." sahut jendela pintu sebelah kanan dengan bijak, "Tidak sepadan dengan pengorbananmu bersusah payah menuju kesana. Apa yang akan dilihat oleh yang lain, lemari-lemari lain terhadap dirimu."

"Jangan kamu yang ke sana Satin, kamu memiliki kelas, kamu memiliki gaya! Sudah seharusnya dia atau siapa pun yang datang kepadamu, bukan kamu yang datang kepadanya!" sahut jendela pintu sebelah kiri dengan sedikit tekanan.

Si kemeja biru menatap hampa, tidak jelas apa maksud tatapan tersebut
Apakah dia kecewa? Apakah dia merasa dibohongi? Apakah dia hanya merasa... biasa?
Si Satin melihat di celah sempit antara kedua jendela pintu sambil berlinang air mata
Apakah dia kecewa? Apakah dia merasa dibodohi? Apakah dia hanya merasa... sedih?

Ini bukan Romeo dan Juliet

Si Satin memperhatikan noda kopinya yang mulai memudar, namun akan tetap berada disana...

Saturday, June 14, 2008

need not some bullshit

Dang!
It feel good... good for nothing I guess
When I look to the sky is so blinding me
If I can grab the clouds then it'll come true?
bullshit then?

"wat if I do whatever consequences
even i must drop my integrity
do evry thing so beautifully unseen
whilst even a donkey know it
why then, a MAN cant see it true his feeling?"

Thursday, June 5, 2008

World In the Closet

"Aku lah baju satin yang tidak begitu menonjol, tidak begitu cantik"
kata baju satin berwarna putih lembut

"Kamu adalah baju satin yang indah dan menarik kok..."
kata kaos T-shirt olahraga berwarna cerah

"Terima kasih, tapi aku memiliki bekas noda kopi di ujung lenganku..."
si baju satin menunjukkan ujung lengannya yang memiliki bekas kopi

"Tidak ada masalah, kamu tetap indah dan menarik serta kualitas kainmu tidak berkurang"
kata kaos T-shirt berterus terang

Suatu ketika Lemari di seberang terbuka, ada kemeja berwarna biru tua. Si Satin dan Kemeja biru tua saling berpandangan. Kemeja biru tua itu tersenyum pada Baju satin, si baju satin tersipu-sipu. Baju satin itu ingin sekali dipakai dan dipasangkan oleh kemeja biru tua yang tampak elegan.

"Kenapa Satin? Wajahmu tersipu-sipu malu, dan akhir-akhir ini kamu sangat bahagia."
tanya kaos T-shirt olahraga berwarna cerah

"Aku merasa jatuh cinta pada senyuman si kemeja biru tua di seberang lemari sana"
jawab Satin jujur

"Kemeja biru mana? Dia di lemari seberang sana, kamu jarang dapat melihatnya."
kaos T-shirt berusaha melihat keluar dari lemari ke lemari seberang sambil cemburu.

"Kami berjanji saling bertatap lagi, namun entah kapan lemari ini dan lemari seberang akan terbuka..." sahut Satin sedih

"Lihatlah aku Satin, aku juga ingin sekali berpasangan denganmu kelak ketika aku dan kau keluar bersama. Aku bukan sembarang T-shirt, kainku adalah katun berkualitas dari Mesir, aku tidak kalah dengan Kemeja Biru Tua yang ber-merk itu" bujuk T-shirt

"Aku tahu kok, aku merasa tidak percaya bisa melihatnya. Padahal aku ini apa? Baju satin yang sudah lama tidak keluar dari lemari, karena pemilikku tidak suka dengan noda kopi di lengan bajuku." keluh Satin.

"Apa aku bermimpi dapat melihat si Kemeja Biru Tua itu lagi?" keluh Satin.

"Satin, aku juga melihatmu, aku merasa kamu tidak kurang suatu apa." kata pendatang baru, kaos berkerah warna merah.

"Terimakasih kaos Merah..." ujar Satin

"Satin, bagaimana dengan diriku? Apa aku tidak bisa membantumu?" kata T-shirt.

"Teman-teman, entah kenapa, seperti apa bahan Kemeja Biru Tua sehingga dia bisa tampak kemilau di mataku... Aku bisa menyentuhmu T-shirt, aku tau kainmu sangat halus dan berkualitas. kaos Merah, kamu sangat menyenangkan dan baik semua tercermin dalam bahan kainmu. Namun maafkan aku kalau aku sangat angkuh dan egois untuk meraba kain Kemeja Biru Tua..." jelas Satin. "Aku tidak peduli bila noda kopi di lenganku tidak layak bersanding dengan Kemeja Biru Tua... Setidaknya aku bolehlah jadi temannya..."

T-shirt dan kaos Merah hanya melihat Satin dengan keheranan...

Tuesday, June 3, 2008

I'm no lady hunter

Kubermimpi dicium dia, terbangun pun hilang
Kubermimpi dipeluk dia, itu pun bayangan semu

Sampai hatiku runtuh pun, itu hanya akan menjadi bunga dalam kiasan
Kubenci diriku yang angkuh dan merasa gengsi untuk merendahkan diri
Mengalah bukan berarti kalah, tetapi kalau aku mengalah kelemahanku terbaca

Hanya sekali ini kumerasa di medan perang perasaanku sendiri
Namun aku tidak dapat menguasai medan dengan baik dan benar

Aku bukan pemburu yang mencari dan menembak sasaran untuk mendapatkannya
Aku bukan pelari yang baik untuk mengejar dan menangkap seseorang
Kenapa dunia sekarang sudah berbalik norma dan etikanya?

Keseimbangan melihat etisnya tindakan yang dilakukan oleh gender berbeda
Sepertinya belum ada dalam kamusku untuk melampaui perasaan salah itu

Berdiam diri juga tidak ada gunanya, hanya berdiri angkuh
Memperlihatkan watak berhati-hati saja, kaku dan bergeming
Apa kah itu akan menjadi bumerang? Atau melanggar kodrat akan salah?

Aku bukan pemburu, layaknya seorang pria yang bertindak 1 langkah lebih maju
Untuk mendapatkan mangsa yang sudah dibidik dari jauh, untuk segigit kebahagiaan
Aku bukan penembak ulung, layaknya seorang pria yang mengincar dari jauh
Untuk mematikan langkah lawan yang sudah terbaca dari jauh, untuk memperoleh kemenangan

Aku hanya seorang wanita, yang mampu memberikan tanda-tanda
Untuk meraih perhatiannya, untuk setitik pencerahan dan keindahan
Aku hanya seorang wanita, yang memancing perasaan akrab dan dekat
Untuk memperoleh ketulusannya, untuk memperoleh kehangatan jiwa

Salah kah aku bertindak sebagaimana wanita?
Apakah tindakanku itu kuno?
Apakah ada pilihan lain?

Maju berperang aku akan mampu, menunjukkan itikad, menunjukan perjuangan
Maju mengejar hati yang berlari, menunjukkan apa?

Monday, June 2, 2008

Jealousy Pitiful... Tats SICK...

Being jealous without permission
tats sick...
Feeling tats i'm just a pitiful person
tats sick...

Dont want to thinking about... *cant talk*
Dont want to dare my self to... *cant talk*

Is it a blunder that I made?
Is it a growling pain tat I suffer from...? *can't talk*
Is it just me then?
Is it wrong choice to like...? *can't talk*

I'm a free person, why do I deserve this?
I'm a free heart, why do I feel being jail?
Tis warmness killing me...
Tis excitement torturing me...

I hate this feeling already...
I hate wats in my mind already..

Tats SICK... I need something to ease my stupid hurting mind...
Of course by not reminding... *cant talk*

Thursday, May 29, 2008

AH! sebel... (T-T)

Don't you realize, I'm smiling when i read your words?
Please send me more, i'm going to addicted by those words
I hate it when this feeling is poisoned me, I'm going crazy
It does feel like first love, and I'm afraid that I'm lost

Please don't be too shy, I know you can show me better than that
We dont see each other, yet this mind always seeing you
I feel so drown with all heart thing trying to demolish my wall
I need cure to all these viruses that flowing in my veins

No more ms. cold bloody heart, since when I can be so warm?
I thought that was fast, and I thought it was dream
Still I can't deny, there's something is going on in my chest
Why is my silly me can't stop stomping, smiling, and blinding?

I hate it when my mind is crossing the limit I settled
I'm worrying... Does someone know what I feel right now?
Please dont fool around, don't moving to another places
It's hard to believe is it forever or just now...

Keep your word then I can a little bit safe
I'll wait, whatever consequences I must take

Wednesday, May 28, 2008

Kupenuhi Diriku Dengan Rasa Bahagia

Apa yang kupikirkan saat ini?
Dirimu kah? Dikau kah?
Siapa yang kunantikan kehadirannya?
Kamu kah? Engkau kah?

Bisa gila kalau membiarkan gelenyar bahagiaku
Merasuki tubuh dan pikiran melayang sejauhku
Kutahan diriku berpuas diri dan tersenyumku
Namun 'ku selalu senyum bila ada jawabnya untukku

Seorang pelari mendapatkan batunya
Dimana dia ingin terus berdiam, seandainya
Waktu berbaik hati, dan nasib memihakku
Biarkan jalan itu menujuku, memberiku waktu

Apakah kamu yang kuinginkan untuk selalu?
Apakah kamu yang akan mendukungku selalu?
Apakah kamu yang akan menjadikanku untukmu?
Apakah kamu juga berpikir sama denganku?

Apa yang kupikirkan saat ini?
Dirimu kah? Dikau kah?
Siapa yang kunantikan kehadirannya?
Kamu kah? Engkau kah?